Skip to main content

Posts

Sebaris Cerita Menuju Lingkar Pena

Perihal mimpi-mimpiku menjadi seorang penulis itu bermula dari kecintaanku membaca sejak beberapa tahun terakhir. Aku mulai menyukai novel-novel beraneka genre, dimulai dari teen fiction hingga novel romance yang selalu ku gandrungi. Suatu hari, jauh di pikiranku terlintas keinginan untuk menjadi "pembuat karya" dan tak hanya menjadi sekadar "penikmat" semata. Sekalipun dengan kesadaran penuh aku menyadari bahwa diriku tak bisa menulis. Bahkan tugas mengarang yang diberikan guru Bahasa Indonesia semasa ku SMA pun cukup membuatku babak belur dan menyerah. Kesukaanku terhadap menulis terbilang masih se umur jagung. Jika diibaratkan sebuah sekolah, aku baru saja memasuki sekolah dasar kepenulisan – y ang tidak mengenal banyak bagaimana teknik menulis dengan baik dan benar. Tetapi itu tidak mengurungkan niatku untuk terus belajar meramu kata demi kata meskipun hanya satu paragraf yang berhasil ku buat. Aku tahu. Bahkan orang idiotpun tahu aku tidak mahir...

Sehari Seribu Sholawat

Sehari Seribu Sholawat Bismillaahir Rahmaanir Rahiim... Kamu tahu apa manfaat dari mengamalkan sholawat setiap hari? Jawabannya, manfaat sholawat banyak banget. Banget! Nggak kehitung, deh, seberapa banyak kemudahan yang bakalan kita dapat setelah mengamalkan sholawat. Cuma dengan sholawat, Insyaa Allah, kita bisa mendapatkan apa aja yang kita butuh. Percaya? Oke, nggak apa-apa kalau kamu nggak percaya. Tapi ini beneran! Aku nggak ngibul. Sumpah. Aku akan tulis tentang pengalamanku setelah mengamalkan seribu sholawat setiap hari sesuai dengan apa yang terjadi waktu itu, meskipun tidak terlalu detail, tapi itulah intinya. Aku tulis cerita ini, bukan maksud aku ingin dianggap sok suci, sok alim, atau pun riya karena ingin dipuji. Bukan, sama sekali bukan. Demi Allah, aku hanya ingin berbagi pengalaman yang sudah aku dan teman-temanku rasain selama di Lampung berkat ngamalin sehari seribu sholawat. Aku hanya ingin kamu yang membaca tul...